Wednesday, 8 July 2015

Optiboot untuk atmega16/32/128

Sebenarnya mengubah bootloader bukanlah prioritas dalam maintenance firmware gelatino(arduino untuk atmega16/32/128). Selama ini saya memakai bootloader lama arduino versi atmega. meskipun lebih banyak makan memory toh yang penting bootloader bisa berjalan dengan baik. Saya mulai tergoda pakai optiboot gara - gara optiboot versi super yang mampu dimanfaatkan program flash misal di main() untuk menulis data di flash itu sendiri. Selama ini AVR tidak mengijinkan hal itu terjadi kecuali di memory bagian bootloader. Berikut lebih jelasnya ada di link ini,
http://majek.mamy.to/en/writing-to-internal-flash-on-arduino/

Yah meskipun belum bisa menulis flash paling enggak harus bisa fitur bootloadernya dulu lah. Setahun yang lalu saya pernah mengedit optiboot agar bisa untuk proyek gelatino. Saya cuma berhasil compile di atmega16 dan atmega32 saja. Itulah mengapa saya malas pindah ke optiboot karena atmega128 belum berhasil. Akhirnya saya coba lagi dan bertanya di bagian issue optiboot dan Alhamdulillah akhirnya optiboot pun berhasil di atmega128. 

Apabila tertarik menggunakan optiboot versi atmega16/32/128 bisa di compile sendiri/ download disini https://github.com/vanbwodonk/optiboot128. 
Keuntungan menggunakan optiboot yaitu sizenya lebih kecil cuma 512 Byte dan 1024 Byte(untuk atmega128) dan lebih cepat dengan baudrate 115200. Next saya mau mencoba menulis di flash lewat main program :D.

Tuesday, 7 October 2014

[TUTORIAL] Seting STM32F4 dengan ARM GCC

Sebelum kita membuat suatu project kita siapkan dulu compilernya tentu saja. ARM GCC yang kita gunakan adalah dari Launchpad.net. Saya mendevelop ARM di windows jadi untuk linux caranya hampir sama cuma path nya harus disetting secara manual. 

ARM GCC masi terus berkembang jadi ada baiknya selalu mendownload versi terbarunya, dengan menggunakan ARM GCC terbaru program yang di hasilkan menjadi lebih kecil atau merevisi bug yang terdapat pada ARM GCC pendahulunya.

Langkah langkah yang perlu kita persiapkan yaitu:
Download GNU ARM GCC disini.
Install sampai pada menu terakhirnya jangan lupa centang untuk "Add path to environment variable"

Gambar 1. ADD path

Untuk mengecek apakah ARM GCC sudah terinstall dengan benar masuk ke command prompt. Ketik "arm-none-eabi-gcc --version".

Gambar 2. Test path ARM GCC


Bila keluar seperti gambar 2, berarti telah sukses menginstall GNU ARM GCC.
Tool terakhir kita butuhkan untuk mendownload firmware ke board yaitu ST-LINK utility. Download disini dan install. 

Tutorial cara compile dan menset eclipse GNU ARM GCC di windows ada dibawah ini.
http://myembeddedsystem.blogspot.co.id/2015/09/eclipse-untuk-mengcompile-arm-gcc-di.html

Tuesday, 30 September 2014

Get ready for STM32F4 Discovery !!

Banyaknya perkerjaan menjadi susah untuk menulis blog. Padahal menulis blog merupakan catatan yang sangat berguna bila kelak lupa :D. Banyaknya project di kantor yang tidak mampu ditangani oleh AVR/Arduino membuat saya berpindah memakai STM32, selain harganya murah clock speed nya juga kenceng. STM32F4 Discovery merupakan awal mula yang bagus untuk memulai coba - coba mikrokontroller ARM. Bermula dari GPIO sampai penggunaan DMA(Direct Memory Access) menjadikan ARM sangat layak untuk melompat dari AVR. 
Berikut penampakan STM32F4 Discovery,
Kemungkinan untuk posting saya selanjutnya banyak menggunakan STM32F4 Discovery ini. Karena harganya dan performanya membuat project-project menjadi lebih mudah untuk di tangani single-chip apalagi kalau berhubungan dengan DSP.

Wednesday, 4 December 2013

[Arduino Library] Librari Pacman pada LCD 2x16 Arduino

Iseng-iseng membuat karakter unik di LCD, saya membuat librari Arduino untuk LCD 2x16 untuk mengeluarkan character unik "Pacman". Library ini dapat digunakan bersamaan dengan library LiquidCrystal.

Librari dapat di download disini
Di librari ini hanya terdapat 2 fungsi, draw() dan clear(). Librari draw() digunakan untuk menggambar 1 pixel Pacman, sedangkan clear() adalah animasi Pacman menghapus LCD 2x16, Pacman akan memakan semua karakter di LCD. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat langsung di example librarinya di File>Example>Pacman2LCD.
Berikut adalah video simulasi dengan proteus,


Selamat Mencoba,

Tuesday, 19 November 2013

[Teensyduino Hack] Arduino compiler untuk AT90USBKEY

Teensyduino adalah compiler Arduino yang telah di patch oleh library teensy. Bila tidak mengetahui apa itu teensy, bisa dilihat disini. AT90USBKEY menggunakan AT90USB1287. Seri AVR ini tidak disuport oleh teensy karena Teensy++ 2.0 menggunakan AT90USB1286.
Saya sudah menghack Teensyduino agar dapat digunakan untuk USBkey ini. berikut tampilannya.

Kaki pin Wiring Arduinonya sama dengan teensy++ 2.0. Seperti gambar dibawah ini:
Sumber: http://www.pjrc.com/teensy/teensyduino.html

Jadi misalnya LED pada AT90USBKEY terdapat pada PD4, PD5, PD6 dan PD7. Maka Pin Digital arduino LED tersebut adalah 4, 5, 6 dan 7. Pin-pin lainnya tinggal disesuaikan seperti gambar. Apabila tidak mempunyai AT90USBKEY dapat membuat sendiri yang hampir menyerupai seperti board saya disini. Board saya seperti gambar dibawah ini tinggal disesuaikan dengan letak pin-nya. Lednya sudah saya samakan dengan AT90USBKEY letak pin-nya.

Bila tertarik menggunakan patch saya ini berikut langkah-langkahnya.
  1. Download arduino IDE disini.
  2. Patch arduino IDE dengan teensyduino. Download disini.
  3. Patch lagi dengan library yang sudah saya edit dapat di download disini.
  4. Jalankan Arduino.exe dan pilih  "AT90USBKEY", lalu pilih USBtype sesuai keinginanmu, USB serial misalnya.
  5. Verify/compile projectmu contoh: "blink" and ambil .hex pada hasil compile teensyduino tadi.
  6. Software teensy uploader akan otomatis keluar. Close saja.
  7. Halfkay bootloader bukan open source, maka perlu menggunakan DFU atau ISP untuk mendownload .hex ke mikrokontroller. AT90USB1287 baru sudah memiliki DFU bootloader didalamnya ketika kamu download menggunakan ISP maka DFU bootloader akan hilang. Bisa menggunakan FLIP untuk mendownload dengan DFU bootloader.
  8. Apabila tidak tahu cara mencari letak .hex dapat dilihati disini.
  9. Cara menggunakan FLIP dapat dilihat disini.
  10. Bila menemukan bug tolong laporkan ke saya lewat email :D. Selamat Mencoba.

Sunday, 10 November 2013

Membuat Board AVR-USB AT90USB1287

Berawal dari ngoprek-ngoprek ATmega16u2 punyanya Arduino Uno jadi jatuh cinta yang namanya AVRUSB ini. Fitur USBnya membuat kita lebih enjoy dalam komunikasi ke PC. Sebenarnya ingin beli board Atmel AT90USBKEY, tapi karena keterbatasan biaya dan beberapa fitur dari AT90USBKEY tidak saya perlukan akhirnya saya putuskan untuk membuat sendiri.
AT90USBKEY menggunakan AT90USB1287 sebagai mikrokontrollernya. Mikrokontroller ini sudah suport OTG, jadi bisa menjadi host untuk beberapa USB Device :D. Saya meniru desain AT90USBKEY disisi USB interface sama LEDnya saja di pin yang sama sehingga dapat menggunakan driver led USBKEY milik LUFA. Pin lain saya sambungkan ke header. Yok langsung saja penampakan AT90USBKEY yang skematiknya saya tiru.
Sumber: http://webhome.csc.uvic.ca/~mcheng/samples/redding/images/pictures/AT90USBKEY.jpg

Sedangkan skematiknya dapat dilihat pada Pdf ini http://www.atmel.com/Images/doc7627.pdf.

Perlu diperhatikan dalam mendesain AVRUSB ini adalah panjang jalur USB D+ dan D- nya. Karena USB beroperasi pada FULL SPEED panjang D+ dan D- sangat berpengaruh. D+ dan D- adalah jalur pair, jadi usahakan panjang selalu sama dan berdekatan. Gunakanlah fitur ULP Length untuk mengetahui panjang jalur bila anda menggunakan eagle.
Berikut adalah penampakan AT90USB1287 buatan saya sendiri:
 Berikut screenshot file PCB(eagle):
Pinout-nya,
 
Design schematic dan board, saya share disini.
Saya menggunakan miniUSB sebagai konektor USBnya. Jadi saya mencari USB-mini OTG untuk mengoperasikan board ini dalam mode OTG. Beberapa project LUFA sudah saya coba dengan board ini dan berhasil. Wow Mantaaaaap. Selain itu saya menggunakan crystal 16Mhz agar mendapatkan speed yang maksimal, AT90USBKEY menggunakan 8 Mhz.
Akhirnya selain cita-cita pengen punya AT90USBKEY sudah terpenuhi, dan juga tidak lagi kepingin punya teensy++ 2.0. Toh Teensy++ 2.0 memakai AT90USB1286 yang belum suport OTG. Pinout AT90USB1286 sama persis dengan pinout AT90USB1287. Saya sudah meng-Hack Library teensyduino sehingga dapat digunakan di board saya ini atau AT90USBKEY walaupun tanpa Halfkay bootloader. Halfkay bootloader bukan open source X_X. Tak apalah menggunakan DFU bootloader pun cukup. Selanjutnya saya akan memposting langkah-langkah menghack teensyduino, yang penting punya hardwarenya dulu aja :D ! Ayo berkreasi.

Saturday, 26 October 2013

[Arduino Project] Interface Joystick PlayStation dengan Arduino


Dapat project dari temen disuruh buat robosoccer. Dia punya ide memakai stick PlayStation yang wireless. Lumayanlah stick wireless sekarang sudah semakin murah dipasaran.

Browsing di internet ternyata stick PS menggunakan komunikasi SPI sebagai interfacenya. Bill porter ternyata sudah meriset ini dengan sangat baik dan membuatkan librarinya. Bill menggunakan SPI dengan software, artinya bukan pada pin MOSI MISO SCK pada arduino melainkan menggunakan pin bebas sesuai selera kita. Website Bill Porter dapat di buka disini. Librarinya bisa di didownload disitu juga. Apabila menginginkan program saya sekaligus library yang sudah saya edit bisa didownload disini

Gambar dibawah merupakan wiring dari pinout konektor PS2. Diambil dari website Bill porter


Saya menggunakan kabel untuk menjumper arduino ke connector PS tersebut. Konektornya wiringnya sebagai berikut:

Sedangkan pada arduino wiringnya sebagai berikut:

Saya mengedit software examplenya dengan mendeteksi tombol ditekan dan tombol dilepaskan sebagai berikut:
  1
  2
  3
  4
  5
  6
  7
  8
  9
 10
 11
 12
 13
 14
 15
 16
 17
 18
 19
 20
 21
 22
 23
 24
 25
 26
 27
 28
 29
 30
 31
 32
 33
 34
 35
 36
 37
 38
 39
 40
 41
 42
 43
 44
 45
 46
 47
 48
 49
 50
 51
 52
 53
 54
 55
 56
 57
 58
 59
 60
 61
 62
 63
 64
 65
 66
 67
 68
 69
 70
 71
 72
 73
 74
 75
 76
 77
 78
 79
 80
 81
 82
 83
 84
 85
 86
 87
 88
 89
 90
 91
 92
 93
 94
 95
 96
 97
 98
 99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
125
126
127
128
129
130
131
132
133
134
135
136
137
138
139
140
141
142
143
144
145
146
147
148
149
150
151
152
153
154
155
156
157
158
159
160
161
162
163
#include <PS2X_lib.h>  //for v1.6

PS2X ps2x; // create PS2 Controller Class

//right now, the library does NOT support hot pluggable controllers, meaning
//you must always either restart your Arduino after you conect the controller,
//or call config_gamepad(pins) again after connecting the controller.
int error = 0;
byte type = 0;
byte vibrate = 0;
int LY, LX, RY, RX, LYold, LXold, RYold, RXold;

void setup(){
  Serial.begin(115200);

  //CHANGES for v1.6 HERE!!! **************PAY ATTENTION*************
  delay(500);

  error = ps2x.config_gamepad(13,11,10,12, false, false);   //setup pins and settings:  GamePad(clock, command, attention, data, Pressures?, Rumble?) check for error

  if(error == 0){
    Serial.println("Found Controller, configured successful");
  }

  else if(error == 1)
    Serial.println("No controller found, check wiring, see readme.txt to enable debug. visit www.billporter.info for troubleshooting tips");

  else if(error == 2)
    Serial.println("Controller found but not accepting commands. see readme.txt to enable debug. Visit www.billporter.info for troubleshooting tips");

  else if(error == 3)
    Serial.println("Controller refusing to enter Pressures mode, may not support it. ");

  //Serial.print(ps2x.Analog(1), HEX);

  type = ps2x.readType();
  switch(type) {
  case 0:
    Serial.println("Unknown Controller type");
    break;
  case 1:
    Serial.println("DualShock Controller Found");
    break;
  case 2:
    Serial.println("GuitarHero Controller Found");
    break;
  }

}

void loop()
{
  ps2x.read_gamepad(false, vibrate);          //read controller and set large motor to spin at 'vibrate' speed

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_PAD_UP))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("PAD_UP just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_PAD_UP))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("PAD_UP just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_PAD_DOWN))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("PAD_DOWN just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_PAD_DOWN))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("PAD_DOWN just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_PAD_LEFT))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("PAD_LEFT just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_PAD_LEFT))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("PAD_LEFT just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_PAD_RIGHT))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("PAD_RIGHT just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_PAD_RIGHT))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("PAD_RIGHT just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_START))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("START just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_START))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("START just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_SELECT))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("SELECT just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_SELECT))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("SELECT just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_TRIANGLE))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("Triangle just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_TRIANGLE))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("Triangle just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_CIRCLE))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("Circle just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_CIRCLE))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("Circle just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_SQUARE))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("Square just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_SQUARE))             //will be TRUE if button was JUST released
    Serial.println("Square just released");     

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_CROSS))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("X just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_CROSS))             //will be TRUE if button was JUST released
    Serial.println("X just released");     

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_L1))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("L1 just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_L1))             //will be TRUE if button was JUST released
    Serial.println("L1 just released");  

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_R1))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("R1 just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_R1))             //will be TRUE if button was JUST released
    Serial.println("R1 just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_L2))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("L2 just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_L2))             //will be TRUE if button was JUST released
    Serial.println("L2 just released");  

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_R2))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("R2 just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_R2))             //will be TRUE if button was JUST released
    Serial.println("R2 just released");

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_L3))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("L3 just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_L3))             //will be TRUE if button was JUST released
    Serial.println("L3 just released");  

  if(ps2x.ButtonPressed(PSB_R3))             //will be TRUE if button was JUST pressed
    Serial.println("R3 just pressed");
  if(ps2x.ButtonReleased(PSB_R3))             //will be TRUE if button was JUST released
    Serial.println("R3 just released");  

  LY = (int) ps2x.Analog(PSS_LY);
  LX = (int) ps2x.Analog(PSS_LX);
  RY = (int) ps2x.Analog(PSS_RY);
  RX = (int) ps2x.Analog(PSS_RX);

  if(LX != LXold || LY != LYold)
  {
    Serial.print("L Stick Values:");
    Serial.print(LY, DEC);
    Serial.print(",");
    Serial.println(LX, DEC);
  }
  if(RX != RXold || RY != RYold)
  {
    Serial.print("R Stick Values:");
    Serial.print(RY, DEC);
    Serial.print(",");
    Serial.println(RX, DEC);  
  }

  LYold = LY;
  LXold = LX;
  RYold = RY;
  RXold = RX;


  delay(20);

}

Program diatas hanya men-scan tombol dan mendeteksi perubahan tombolnya termasuk perubahan analog joysticknya. Saya juga mematikan beberapa fitur seperti getar dan analog pada tombol PAD(tombol arah). Akan tetapi program diatas agak sering beberapa kali tidak mendeteksi stick PSnya, wahhhh. Akhirnya saya browsing lagi menemukan beberapa stick PS menggunakan SPI clock yang lambat. Saya mengambil kesimpulan kalau library Bill Porter ini terlalu cepat buat stick PS punya saya (buatan china). Akhirnya saya terpaksa mengedit Librarinya akhirnya menemukan cara memperlambat SCKnya. Saya mengedit PS2X_lib.h sebagai berikut :

92
93
94
95
96
97
#ifdef __AVR__
  // AVR
  #include <avr/io.h>
  #define CTRL_CLK        4
  #define CTRL_BYTE_DELAY 3
#else

saya edit menjadi:

92
93
94
95
96
97
#ifdef __AVR__
  // AVR
  #include <avr/io.h>
  #define CTRL_CLK        10
  #define CTRL_BYTE_DELAY 10
#else

Akhirnya stick PS langsung terdeteksi setiap kali di reset Arduinonya. Tombolnya juga responsif, joystick analognya akan di print apabila ketika ada perubahan saja, jadi data tidak mengirim terus-terusan.


Selamat Mencoba.


Develop STM32 dengan STM32cubeMx + OpenSTM32 IDE

Banyak temen ² yang masih ngoprek STM32 di Keil, yang harus nyari software crack ²an. Bebas sih, tapi saya sepaham dengan dosen saya saat ...